LAZADA

IBN

SUKA MENYALAHKAN ORANG LAIN TANDANYA OTAK SEDANG KELELAHAN


Ketika segala sesuatu berjalan tidak sesuai rencana, beberapa orang cenderung mudah menyalahkan orang lain sebagai pemicunya. Tidak selalu berarti orang tersebut galak, kadang-kadang itu terjadi karena hanya otaknya sedang kelelahan.

Sebuah penelitian di University of Arkansas mengungkap, penyebab utama orang mengalami kelelahan otak adalah kurang tidur. Rasa kantuk bisa mengganggu koordinasi saraf, sehingga fungsi otak mengalami kemunduran yang sifatnya temporer atau sementara.

Hal ini teramati pada sekelompok mahasiswa yang menjadi obyek penelitian tersebut, khususnya saat bersama-sama dalam sebuah kepanitiaan menggelar suatu acara. Mahasiswa dengan level stres yang tinggi cenderung menyalahkan teman-temannya saat
terjadi kesalahan.

David Mastin, seorang profesor psikologi yang memimpin penelitian tersebut mengatakan kondisi itu merupakan salah satu efek samping yang ditimbulkan oleh rasa kantuk. Kelelahan otak saat mengantuk membuat orang mudah tersinggung, suasana hati gampang berubah dan suka protes.

"Dampak dari rasa kantuk sangat mengganggu, salah satunya karena membuat otak sulit membuat keputusan yang baik," ungkap Prof Mastin dalam laporannya yang dimuat di jurnal SLEEP edisi pekan lalu seperti dikutip dari MSNBC, Rabu (20/7/2011).

Kesimpulan ini dibenarkan oleh salah seorang partisipan yang terlibat dalam penelitian, Sherri Williams yang merupakan mahasiswa doktoral tahun pertama di Syracuse University. Kurang lebih setekan sebelumnya, Sherri mengalami sendiri bagaimana ia marah pada dunia.

Suatu hari dalam hidupnya, segala sesuatu tampak salah lalu ia kehilangan kontrol emosi dan mulai menyalahkan orang-orang di sekitarnya. Pada malam sebelumnya, ia memang bergadang untuk menyelesaikan tugas kuliah yang harus dikumpulkan hari berikutnya.

"Semuanya bikin saya mara, termasuk tagihan telepon dan TV yang membengkak. Belakangan saya sadar, hampir tiap hari saya terjaga selama 27 jam. Bukan lagi 24 jam saking jarangnya saya tidur," ungkap Sherri yang saat ini berusia 38 tahun.

Menurut Prof Mastin, solusi untuk mengatasi kelelahan otak sama sekali tidak sulit. Ia mencontohkan sebuah tradisi sehat di Amerika Latin, yakni warganya jarang marah-marah karena sejak kecil dibiasakan tidur siang untuk memulihkan kebugaran otak.


IBN

Comment